Menelusuri Kekayaan Flora Sulawesi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan UPT Kebun Raya Pucak Eksplorasi Tanaman di Kabupaten Bone
Ekonomi dan Bisnis πŸ“… 02 October 2026, 21:32 πŸ‘οΈ 24x dibaca

Menelusuri Kekayaan Flora Sulawesi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan UPT Kebun Raya Pucak Eksplorasi Tanaman di Kabupaten Bone

A

Admin

Jurnalis Ruangsulawesi

Ruangsulawesi.com - Kekayaan flora Sulawesi kembali menjadi perhatian melalui kegiatan Eksplorasi dan Konservasi Flora Sulawesi yang dilaksanakan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin bersama UPT Kebun Raya Pucak di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada 8–9 September 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Hutan Pertamina Hasanuddin, salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam mendukung pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. 

"Eksplorasi dilakukan untuk mengenali potensi flora yang ada di Sulawesi, mendokumentasikan keberadaannya, serta mengidentifikasi jenis tanaman yang berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari koleksi di Kebun Raya Pucak,"ungkapnya.

Sebelum melakukan eksplorasi, lima perwakilan Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin bersama sebelas perwakilan UPT Kebun Raya Pucak terlebih dahulu melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Cenrana. 

"Koordinasi ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik kawasan serta menentukan lokasi yang sesuai untuk eksplorasi flora. Langkah ini juga menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan dilaksanakan secara terarah dengan tetap memperhatikan aspek konservasi, kondisi habitat, serta ketentuan pengelolaan kawasan hutan," ujarnya. 

Selama kegiatan, tim melakukan penelusuran dan pengamatan langsung terhadap flora di sekitar permukiman penduduk dan lahan terbuka hijau. Pendampingan dari personel UPT Kebun Raya Pucak dilakukan untuk memastikan proses eksplorasi dan pengelolaan material tanaman tetap memperhatikan prinsip-prinsip konservasi.

Lilik menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi merupakan langkah nyata untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat kolaborasi dengan lembaga konservasi dan pengelola kawasan hutan.

β€œMelalui program Hutan Pertamina Hasanuddin, kami ingin turut menjaga kekayaan flora lokal agar dapat terus dipelajari, dikonservasi, dan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Kolaborasi dengan UPT Kebun Raya Pucak dan KPH Cenrana menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan konservasi berjalan dengan memperhatikan kondisi habitat dan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan,” jelasnya.

Lilik menambahkan, program ini juga sejalan dengan kontribusi Pertamina terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15: Ekosistem Daratan, melalui dukungan terhadap konservasi keanekaragaman hayati dan pengembangan koleksi flora lokal. Kegiatan ini turut mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara dunia usaha, lembaga konservasi, dan pengelola kawasan hutan. Sementara itu, pengembangan Kebun Raya Pucak sebagai ruang pembelajaran mengenai tumbuhan lokal juga memiliki keterkaitan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam memperluas kesempatan edukasi lingkungan bagi masyarakat.

β€œUpaya menjaga keanekaragaman hayati membutuhkan kerja sama berbagai pihak dan kesinambungan program. Kami berharap eksplorasi flora di Bone ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan jumlah dan variasi koleksi tanaman di Kebun Raya Pucak, sekaligus mendukung peningkatan indeks keanekaragaman hayati,” pungkasnya.(red)

Tagar: #pertamina

Bagikan artikel ini: